“eh sob…..ente sok berdakwah tapi hati ente udah benar
gak????”
Pertanyaan diatas memang sering membuat kesal para aktivis
dakwah apalagi mereka yang saat ini masih menginjak bangku kuliah. Para aktivis
dakwah seakan kena skak mat dengan
pertanyaan dari para objek dakwah mereka. Oke…mari
kita cermati pertanyaan diatas. Si penanya menanya sobatnya yang sedang
berdakwah, namun mungkin karena ia mungkin masih sulit menerima apa yang
dikatakan sobatnya muncullah pertanyaan diatas yang kurang lebih maksudnya
adalah……perbaiki dulu tuh diri sendiri
sebelum perbaiki hati orang lain.
Iya juga sih…..betul
tuh, sebaiknya perbaiki diri sendiri dulu sebelum perbaiki orang lain. Tapi
apakah sepenuhnya ia benar. Salah…..
Justru si aktivis dakwah itulah yang patut diacungi jempol.
Berdakwah itu wajib bagi setiap Muslim. Baik dia itu bejat atau konglomerat.
Semuanya memiliki kewajiban buat berdakwah. Sekarang coba kita cermati
dalam-dalam!!!!!
Apakah dulu para Ustadz dan para Kiai itu tak pernah berbuat
Khilaf atau mungkin bahkan berbuat bejat selama ia hidup????? Pasti pernah lah…..No One’s perfect!!!!
Tapi apa yang membuat para Ustadz dan Kiai itu menjadi orang
hebat padahal mereka pernah berbuat bejat. Mereka berdakwah. Bahkan dari Dakwah
itulah mereka berusaha untuk terus memperbaiki diri mereka hingga mereka
menjadi aktivis dakwah sesungguhnya. Setiap manusia yang telah berani menyampaikan wahyu-wahyu Allah
kepada orang lain tak dapat dipungkiri memiliki beban moral untuk dapat
melakukan apa yang telah mereka ajarkan pada orang lain. Mereka tak mau di cap Munafik. Mereka tak mau menempati
neraka paling dalam yang diciptakan oleh Allah SWT. Oleh karena itulah selain
mereka mengajarkan apa yang telah meraka ajarkan namun mereka juga
mengamalkannya itulah Aktivis Dakwah sesungguhnya.
Kembali ke pertanyaan awal! Dakwah dulu atau perbaiki diri
dulu????
Nah….jawaban
paling bijak menurut orang bijak adalah, lakukan keduanya berbarengan. Kita
mulai dari dakwah kepada diri sendiri. Lalu mulailah kepada orang lain. Jangan down jika kita dibilang “sok alim lu!!!”. Lanjutkan saja!!! Mau
sampai kapan anda menjadi Aktivis dakwah jika dengan pertanyaan seperti itu
saja sudah down. Rasulullah sendiri
di awal masa dakwah bahkan mengalami kejadian yang lebih parah, beliau
dilempari baru ataupun kotoran namun apakah Beliau mundur????
Beliau lanjut, Rasa Istiqomah yang tinggi dan semangat yang
membara membuat Dakwah Islam terus lanjut hingga saat ini kita mampu mengecap
Nikmat Islam yang tiada ukuran pembandingnya. Muhammad Bin Abdullah kini
menjadi salah satu orang paling hebat dalam sejarah manusia. Dari seseorang
yang dulu di cap penyihir kini
menjadi seorang pesohor.
Lalu apakah sikap kita????
Apakah mengalah saja atau
lanjut???? Itu terserah pada pilihan kita.
Namun yang pastinya tidak boleh dilupakan, Menjadi seorang aktivis dakwah berarti kita turut
serta membawa panji Islam. So….sahabatku,
Dakwah dan perbaiki juga diri mu. Termaksud penulis sendiri. Mari kita
sama-sama perbaiki diri kita dan jadilah aktivis Dakwah! (Hans)
