counters

Sabtu, 16 April 2016

Dimana kita satu tahun ke depan??

Dimana Kita saat berusia 21 tahun??

Saat Usia 21 tahun, Lionel Messi Seorang pemuda kuntet asal Argentina meraih Ballon D'Or pertamanya. Yang pertama dari 5 yang telah ia raih saat ini. Bertahun-tahun setelahnya?? Mungkin namanya akan terus diingat sebagai salah satu pesepakbola terhebat sepanjang Masa. 

Saat Usia 21 tahun, Mark Zuckerberg resmi meluncurkan Facebooknya, Bertahun-tahun setelahnya?? Facebook miliknya terus digandrungi semua lapisan Masyarakat (Mulai dari Artis sampai anak Alay sebagai salah satu sosial media paling populer Saat Usia 21 tahun, Seorang Pemuda kekar dari Kurdi sudah diangkat menjadi Panglima Perang sekaligus Wazir sang Sultan. Dialah Salahuddin Yusuf Al-Ayyubi. Bertahun-tahun setelahnya?? Baitul Maqdis berhasil ia Bebaskan. Allahu Akbar 

Saat Usia 21 tahun, seorang pemuda dari Istana Edirne menggantikan ayahnya, mewujudkan mimpi leluhurnya, membuktikan kehebatan dari Bisyarah Rasulullah SAW. Ia taklukkan benteng terkuat pada Masanya. Benteng Termahsyur yang menghubungkan dunia Barat dan Timur. Dialah Muhammad II Al-Fatih. Bertahun-tahun setelahnya?? Sejarah membuktikan Imperiumnya adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah meski kini sudah runtuh. Allahu Akbar 

Saat Usia 21 tahun pula, Seorang pengusaha Asal Arab menjadi seorang pesohor disana. Bukan karna Usaha yang dirintisnya Bersama Khadijah binti Khuwailid Sukses besar. Melainkan karna Pribadi Mulia yang Ia miliki. Ialah Muhammad, Rasulullah SAW. Bertahun-tahun setelahnya?? Rahmatan lil 'Alamin. Allahu Akbar Hari ini Usiaku tepat 20 Tahun. Hanya butuh satu tahun buat paling tidak menyamai orang-orang hebat diatas. Tapi aku bukanlah seorang Expert dalam sepakbola apalagi Komputer. Butuh Jiwa tak takut mati untuk menjadi panglima terbesar dalam sejarah. Butuh kecintaan pada Mati untuk menjadi seorang penakluk sekaligus raja. Oh iya, jangan lupakan darah bangsawan. Tapi untuk Pribadi yang terakhir, Jiwa ini memang tak akan mampu menyamai. Tapi Hidayah selalu ada untuk mengikuti. Jelas dalam pesan terakhirnya, Ia menyebut kita "Ummati, Ummati, Ummati". Tapi apakah Hidayah akan datang terhadap pribadi penuh dosa ini?? Sudah dimanakah Kita? 


Dimana kita satu tahun ke depan??